Selasa, 08 Oktober 2019

4 Tips Santuy Lulus ODOP Batch 7


Tidak terasa kebersamaan di komunitas literasi One Day One Post (ODOP) genap satu bulan. Ada yang sudah berguguran karena tidak dapat menuntaskan tantangan menulis, berutang tulisan lebih dari tiga, atau ada pula yang mengundurkan diri. Tapi masih banyak juga yang bertahan. Selamat yah! Tinggal beberapa langkah lagi perjalanan panjang akan tiba di tepi. Bersabar dan tetap bersemangatlah.😃

For your information, apa sih yang bisa kita dapatkan setelah lulus dari karantina ODOP? Kok kayakya ngos-ngosan kejar deadlinenya ODOP. Ada juga yang curhat apa ODOP itu begini-begini saja?

Dalam karantina ODOP, ada materi fiksi dan nonfiksi secara bergantian dalam setiap pekan. Lalu, peserta ODOP Batch 7 ada kegiatan bedah karya di grup kecilnya masing-masing; grup Tokyo, Konstantinopel, Nottingham, Sapporo, London, Adelaide, Kairo, dan Valleta. Ya, nama-nama grup kecil ini diambil dari nama sejumlah kota di dunia. Terkait filosofinya, bisa langsung ditanyakan sendiri ke Peje ketjenya masing-masing ya.

Well, kembali ke bahasan setelah lulus ODOP, ngapain? Pasti ada yang bertanya begitu, bukan? Gue akan bahas dari view gue sebagai sesama member ODOP yang baru lulus tepat satu tahun ini.

ODOP sebagai induk memiliki empat anak. Pertama, Ramadhan Writing Challenge (RWC), kegiatan menulis 30 hari atau selama bulan ramadhan sesuai tema yang diberikan oleh Peje. Kedua, Reading Challenge ODOP (RCO), kegiatan membaca selama satu bulan (if I'mnot mistaken) dan diberikan beberapa tantangan seperti meresensi dan membaca buku yang mendapat penghargaan. Ketiga, ODOP Tembus Media (OTM); digawangi oleh Mas Wakhid Syamsudin untuk memotivasi ODOP-ers agar berpacu menulis diberbagai media cetak atau online berbayar. Disini pula diberikan kiat-kiat dan surel-surel media berbayar. Terakhir, Nulis Aja Community (NAC); ini digawangi oleh Mba Hiday Nur, Kak MS. Wijaya, dkk. Di NAC ini para ODOP-ers yang ingin menulis buku solo secara gratiiiissss!! Wow, ODOP lengkap nih. Eh, gue nggak usah terlalu banyak jelasin tentang ODOP, yang penting, kelen lulus dulu saja itu sudah keren.

Nah, sekalian gue mau kasih tips supaya kelen yang sudah separuh jalan berhasil menuju tepi kelulusan. Sudah sebulan ini pasti ada yang sudah membaca ritmenya, deadline, tantangan, BW, bedah karya, dll. Gue pikir, semua jadwal sudah jelas. Tapi bagaimana kalo gue sibuk kerja, ada deadline kerjaan, deadline tugas kampus, deadline-deadline lain yang pengin dimanjain. Nah, untuk itu, mungkin beberapa tips ini bisa kelen coba.

1. Dahulukan Tantangan
Setiap pekan akan selalu ada tantangan. Biasanya tantangan diberikan setelah menerima materi di grup besar. Setelah pengumuman tantangan, bersigaplah untuk menyelesaikannya sesegera mungkin. Mulailah dengan mencari referensi pendukung, berkonsulitasi kepada Peje yang baik hati, dan sharing. Mengerjakan tantangan adalah syarat untuk bisa lanjut kepekan berikutnya. Ingatlah, tantangan maksimal setiap hari Ahad pukul 23.59 WIB.

2. Dua Tiga Tulisan dalam Sekali Duduk
Ada kalanya jadwal aktivitas padat merayap kayak jalanan pas mudik. Tapi ada kalanya juga longgar kayak jalanan di Jakarta pas ditinggal mudik, hehee. Nah, kesempatan waktu longgar jangan disia-siakan. Menulislah dua atau tiga tulisan sebagai stok tulisan. Banyak sekali manfaatnya, kelen bisa berleyeh-leyeh diakhir pekan sambil blogwalking cari inspirasi untuk tulisan-tulisan berikutnya jadi lebih santuy karena kewajiban sudah tertunaikan. Apalagi kalau ada jadwal padat, stok tulisan bisa dijadwalkan diblog, dan tinggal share link. Lebih aman bukan?


3. Hindari Utang Tulisan
Sebisa mungkin kelen hindari utang tulisan apalagi membiarkannya beranak pinak. Toleransi utang setiap pekannya maksimal dua, lho. So, pakai cara kedua diatas, stok tulisan. Bila memang benar-benar tidak memungkinkan sehari satu tulisan, hari esok, segera kerjakan jangan ditunda-tunda lagi. Ingat,
Menunda pekerjaan dihari ini adalah menambah pekerjaan untuk hari esok

4. Kerjakan, Kerjakan, dan Kerjakan
Tidak ada pilihan lain lulus ODOP Batch 7 selain mengerjakan semua tantangan dan memposting tulisan setiap hari. Maka, jurus yang paling makbul adalah jurus mengerjakan.

Ini hanya tulisan berdasarkan pengalaman gue lulus dari Batch 6. Semoga bermanfaat.😃



10 komentar: