Minggu, 02 Desember 2018

Toejoean Boekoe Non Fiksikoe

Sejak dahulu, saya ingin sekali menjadi penulis. Beberapa seminar kepenulisan sering saya ikuti. Tapi masih ada rasa tidak percaya diri dan rasa takut untuk membuat buku. Mungkin masih minim ilmu sehingga hal itu yang melatarbelakangi saya juga mungkin sebagian orang takut menulis buku.

Bersyukur sekali saya berada dan tergabung di komunitas ODOP (One Day One Post). Melalui ODOP inilah rasa percaya diri saya bangkit. Pun banyak ilmu yang saya dapatkan. Terima kasih ODOP. 😍

Tantangan pekan ini salah satunya adalah menuliskan tentang tujuan buku non fiksi yang akan saya tulis menjadi buku solo saya, insya Allah. Semoga Allah lancarkan dan mudahkan. Aamiin.

By the way, dulu, dan sekarang pun masih😅, kalau saya sedang ingin hiburan, biasanya saya pergi ke toko buku. Toko buku favorit saya adalah Gramedia. Disana saya menbaca buku-buku yang sudah terbuka segelnya dan memotret beberapa quote. Itu saat kuliah dulu. Saya juga pernah memimpikan menulis buku dan buku saya ada dideretan buku-buku yang tersusun disana. Ahh, tak apa kan saya bermimpi?😆

Well, kembali ke laptop. Kembali tentang tujuan buku ini saya tulis adalah untuk memberikan inspirasi dan motivasi bagi para pelajar agar memiliki wawasan yang terbuka. Buku ini juga memberikan gambaran bahwa orang biasa, orang desa, atau orang yang berasal dari kampung sekalipun bisa sekolah dan bisa menjadi sarjana.

Di tempat saya tinggal, terutama di desa, banyak anak muda atau pelajar ragu untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Alasan nya beragam. Ada yang karena faktor ekonomi, biaya pendidikan yang mahal, merasa sudah cukup hanya sampai SMA saja, atau memilih bekerja dibanding kuliah. Untuk itu, harapan saya, dengan buku ini, menjadi lentera yang menerangi semangat anak-anak muda untuk terus belajar dan meraih cita-cita menjadi sarjana.

#tujuanbukunondiksi
#ezzatania


Tidak ada komentar:

Posting Komentar