Minggu, 02 Desember 2018

Prolog Boekoe Nonfiksi


Mudah nggak sih jadi seorang sarjana?
Apakah perlu dan penting menjadi seorang sarjana?
Menurutmu?

Menjadi sarjana bukanlah hal yang mudah bagi sebagian besar orang. Keterbatasan ekonomi menjadi salah satu faktor penghambat. Pada akhirnya menghentikan langkah untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Banyak yang tidak berhasil melanjutkan pendidikan sarjana dan memilih untuk bekerja seperti yang orangtua mereka lakukan. Menjadi buruh kasar, tukang palugada (apa lu mau gue ada/bisa), pedagang asongan, dan lain-lain. Pekerjaan tersebut bukannya tidak baik, hanya saja bila seseorang menjadi sarjana dan tentu belajar dengan benar, maka dia akan mempunyai ilmu bagaimana mengelola usaha atau pekerjaannya menjadi lebih maju.

Namun, masih banyak pula mereka yang dalam keterbatasan mampu meraih gelar sarjana dan membuktikan keberhasilannya. Ada yang memilih menempa berbagai tantangan untuk menjadi sarjana, ada pula yang merasa cukup bisa membaca dan menulis saja.

Ya. Hidup memang selalu ada pilihan. Pengen jadi sarjana atau tidak tergantung pada si empunya sendiri. Bila kamu saat ini sedang bingung bagaimana menghadapi kesulitan ketika kuliah, atau bagaimana bisa kuliah, yang jelas diawalnya adalah pendaftaran kalau di akhir namanya penutup. Hehee

Saya ingin berbagi kisah melalui buku "Emak, Aku Pengen Jadi Sarjana" ini untuk menunjukkan dan membuktikan bahwa setiap orang bisa menjadi sarjana. Buku ini berisi tentang kisah-kisah mereka yang berjuang untuk memakai toga, mengenakan jubah hitam, menyandang gelar cumlaude dan berfoto dengan kedua orangtuanya. Bukankah itu hal yang indah?

Setelah membaca buku ini, kamu akan seperti tersengat semangatnya dan menjadi lebih optimis. Kamu pada akhirnya tahu langkah bagaimana menjadi seorang sarjana yang berkualitas dari kisah-kisah yang tersaji secara gamblang. Selamat membaca.

#prologue
#ezzatania

Tidak ada komentar:

Posting Komentar