Jumat, 28 Desember 2018

Demi Bisa Bantu Korban Tsunami Lampung, Anak-Anak Ini Jualan Jamu

Dokumentasi SpM Lampung
Mendengar kabar banyak korban akibat bencana tsunami Lampung-Banten, tergerak hati kita untuk turut membantu. Pun saat ini masih banyak warga sekitar pesisir pantai mengungsi. Membuat anak juara Sukabumi, Bandar Lampung berinisiatif untuk membantu.

Namun ada yang berbeda. Anak-anak tidak menggalang dana, mereka lebih memilih untuk menjual jamu agar dapat turut serta membantu para korban bencana.

Dokumentasi SpM Lampung


“Ini untuk saudara-saudara kita yang kena tsunami” Ucap Nur Wahyuningsih dkk, anak juara Sukabumi, Bandar Lampung. Mereka adalah Nur Wahyuningsih, Arinda, Rani, dan Della datang pada pukul 14.15 WIB dan menyerahkan sejumlah uang ke kantor Rumah Zakat Lampung siang tadi.
“Maaf ya mbak, kami cuma bisa bantu segini,” tambah Nur lagi dengan ekspresi wajah sedih.

Dokumentasi SpM Lampung

Kemarin (Kamis, 27/12) anak-anak memproduksi sebanyak 20 liter jamu kunyit asam (Jamu KuA). Masing-masing anak berbagi tugas, ada yang mengupas kunyit, mencuci, memblender, menyaring jamu, dan membungkus dalam kemasan plastik. Anak-anak sangat bersemangat memproduksi jamu KuA tersebut, dibimbing oleh Ummi Dewi Andayati juga beberapa ibu.


Jamu KuA dijual oleh anak-anak di sekitar komplek perumahan Griya Abdi Negara, Kec. Sukabumi, Bandar Lampung. Alhamdulillah hasil penjualan jamu KuA terkumpul Rp. 620.000,- dan didonasikan semuanya untuk korban bencana tsunami.


Dokumentasi SpM Lampung
 “Insya Allah (dalam doa saya) akan ada waktunya nanti kalian (anak-anak asuh Sukabumi)  terjun ke lapangan. Ummi menantikan kalian dewasa dengan hati dan jiwa yang siap berjuang untuk ummat” ucap Ummi Dewi, mentor Sukabumi.

Mari bersama dan mengajak anak-anak peduli kepada sesama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar