Kamis, 22 November 2018

Rokok Murah dan Jaminan Kesehatan

Ilustrasi gambar: Kaskus

Rokok merupakan produk yang berbahaya bagi kesehatan. Sayangnya rokok bisa didapatkan dengan sangat mudah. Bisa dipastikan mulai dari pedagang asongan sampai toko-toko waralaba, menjual stik nikotin ini. Banyak orang dewasa bahkan anak-anak dapat membelinya secara leluasa di sekitar rumah dengan harga yang murah.

Menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI, dr. Cut Put Arianie, mengatakan bahwa penyakit kardiovaskuler, seperti penyakit jantung dan stroke, setiap tahunnya membunuh 17,7 juta orang di dunia. Sekitar 31 % dari jumlah kematian global. D Indonesia, stroke (21,1 %) dan penyakit jantung (12,9 %) menjadi pembunuh nomor wahid (baca: satu) dan dua dari seluruh penyebab kematian di Indonesia.

Menurut WHO, tembakau adalah produk yang setiap tahun mengakibatkan lebih dari 7 juta kematian dan kerugian ekonomi sebesar USD 1,4 trilyun, dihitung dari biaya perawatan dan hilangnya produktivitas karena kehilangan hari kerja.

Di Indonesia, BPJS bidang kesehatan tahun 2016 menyatakan bahwa pembiayaan perawatan kesehatan untuk penyakit jantung mencapai 7,4 triliun rupiah, lebih dari 10 % dibanding total iuran BPJS tahun 2016 sebesar 67,4 triliiun rupiah.

Murahnya harga rokok dan longgarnya pemerintah dalam pengawasan penggunaan rokok,  maka Indonesia akan segera menghadapi gangguan ekonomi yang disebabkan menurunnya produtivitas dan membengkaknya anggaran jaminan kesehatan nasional.


Melihat betapa besar kerugian kebiasaan merokok bagi kesehatan dan beban ekonomi keluarga, sudah saatnya ada kerjasama dari semua seluruh masyarakat dalam upaya menghentikan kebiasaan merokok. Pemerintah pusat dan daerah mengupayakan ketersediaan layanan berhenti merokok, memastikan diterapkannya peraturan kawasan tanpa asap rokok, dan pelarangan iklan rokok. Kemudian melakukan edukasi di sekolah-sekolah juga masyarakat tentang dampak rokok terhadap kesehatan terutama jantung dan terhadap ekonomi keluarga.

Persoalan rokok sejak dahulu memang selalu dilematis. Disatu sisi, perusahaan rokok adalah penyumbang pajak besar kepada negara. Disisi lain,dampak buruknya, rokok pula lah yang menyebabkan berbagai penyakit yang menyebabkan kematian.

#opinikesehatan
#ezzatania

Tidak ada komentar:

Posting Komentar