Senin, 26 November 2018

Ahad Cerah Bertabur Berkah


Dokumentasi SpM Lampung

Pukul 8 pagi, anak-anak di desa Sukabumi, Bandar Lampung sudah berkumpul di rumah Umi Dewi, mentor Sukabumi. Sambil menunggu teman-teman yang lainnya berwudhu, anak-anak lain yang sudah berwudhu menghafal dan mengulang-ulang surat An Naba’.

Dokumentasi SpM Lampung
Setelah semua dalam keadaan berwudhu, anak-anak melakukan shalat dhuha secara berjamaah. Oh ya, shalat dhuha ini banyak sekali manfaatnya lho. Kalau kebanyakan orang percaya bahwa shalat dhuha bisa melancarkan rezeki saja. Padahal banyak sekali manfaatnya. Apa saja?


Pertama, shalat dhuha merupakan wasiat khusus baginda Nabi Muhammad . Dari Abu Hurairah, Rasulullah ﷺ mewasiatkan 3 hal kepadaku, puasa tiga hari setiap bulannya, melaksanakan shalat dhuha dua raka’at, dan witir sebelum tidur (Muttafaq ‘alaih). Kedua, melaksanakan dua reka’at dhuha senilai sedekah. “Setiap pagi, setiap ruas anggota badan kalian wajib dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, dan melarang berbuat munkar adalah sedekah. Semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua rakaat.” (HR. Muslim). Ketiga, 4 reka’at shalat dhuha membaca kecukupan. Allah berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat reka’at diawal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad). Dan masih banyak pahala lainnya jika rutin mengerjakan shalat dhuha.

Dokumentasi SpM Lampung
Matahari semakin naik, menelisik dan memberi panorama cerah di balik celah-celah awan. Shalat dhuha sudah tertunaikan. Saatnya melanjutkan kreasi. Oh ya, pembinaan kemarin, anak-anak kedatangan Kak Kristina, alumni anak juara yang baru saja lulus SMA. Kak Tina pandai sekali membuat berbagai kreativitas dari kain, kertas, ataupun bahan tak terpakai lainnya. Nah, kali ini Kak Tina akan mengajari anak-anak membuat pajangan dinding dari bahan kain flanel. Anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok dan bekerjasama menyelesaikan satu buah pajangan. Anak-anak harus kompak yah, biar hasil pajangan tcakep. Hehee

Dokumentasi SpM Lampung

For your information, Umi Dewi, mentor anak-anak Sukabumi, Bandar Lampung suka sekali memasak. Setelah seharian anak-anak belajar, bermain dan berkreasi, beliau membuat berbagai macam makanan. Disiang hari beliau sudah menyajikan sayur, sambal, dan tempe goreng, dan tidak ketinggalan makanan pokok nan mengenyangkan yakni nasi. Orang Indonesia kalau ditanya sudah makan atau belum, kalau belum melahap nasi, pasti bilangnya belum makan. Iya atau iya? Hehee.. Meskipun sederhana, tetapi anak-anak bahagia. Bukan persoalan mahalnya sebuah makanan, tapi berkahnya makanan tersebut karena dinikmati bersama-sama. Nyummy.. Bagaimana dengan hari Ahadmu? Pastikan selalu bermanfaat yah.. :’)
Hasil kreasi anak-anak: Dokumentasi SpM Lampung
 #ezzatania

Tidak ada komentar:

Posting Komentar