Rabu, 03 Oktober 2018

Pentingnya Memiliki Impian


Semua orang pasti memiliki impian? Jawabannya belum tentu. Ya. Sebelum kamu melanjutkan membaca tulisan ini, coba ambillah selembar kertas dan pena. Tulislah 10 impian yang akan kamu capai dalam waktu terdekat. Waktunya hanya 2 menit. Silakan ambil stopwatch untuk menghitungnya agar fair.

Apakah kamu telah menyelesaikannya? 2 menit waktu yang lama untuk menuliskan hanya 10 impian terdekat kamu? Atau kamu tidak menuliskannya sama sekali? Baiklah. Coba kita dengarkan kisah berikut ini.
Source: dakwatuna

Alkisah ada tiga orang pengemis. Sebut saja pengemis A, pengemis B, dan pengemis C. Suatu ketika, mereka menemukan sebuah lampu ajaib saat sedang mencari barang-barang bekas.

Pengemis A berkata, "Mirip lampu aladin". Iya benar, sahut pengemis B. Bagaimana bila digosok sebanyak tiga kali, siapa tahu jinnya keluar." tambah pengemis B bersemangat.

Pengemis C menggosok gosok lampu tersebut. Dan tiba-tiba.....

Cling...! 

Sesosok jin pria keluar dari lampu tersebut.

"Aku akan kabulkan 3 permintaan kalian" ucap jin itu.

"Aku ingin memiliki kamar kost sebanyak 500 unit!" pinta pengemis A.

"Baik. Lihat! Cling! Dalam sekejap pengemis A menghilang dan berada di kamar kost sesuai harapannya.

"Baik, giliranku." ucap pengemis B sangat bersemangat.

"Aku ingin menjadi penyanyi terkenal dan kaya!" pinta pengemis C.

"Baik. Lihatlah! Cling...! Dalam sekejap pengemis B pun telah memiliki album dan terkenal.

"Sekarang giliranmu" ucap jin.

"Aaku... Aa ku.., aku ingin pergi haji!" ucap pengemis C terbata-bata.

"Baiklah!"

Dalam sekejap, pengemis C telah berada di Makkah. Namun kemudian dia bingung, bagaimana dia bisa kembali pulang, sedangkan dia hanya meminta pergi haji, tidak serta pulang.

kisah ini memang adalah fiktif. 100% hayal. Tapi apa yang dapat kita tangkap dari kisah 3 orang pengemis ini?

Pengemis A dan B memiliki impian, setidaknya saat ia memiliki kesempatan, ia tidak canggung untuk mengungkapkan impiannya. Sedangkan pengemis C, terpikirkan saja belum pernah, akhirnya ia hanya asal-asalan menyebutkan permintaannya.

Kamu pernah mendengar kisah Si Pembuat Jejak? Ya! Danang Prabowo, pemuda berprestasi asal Institut Pertanian Bogor, pernah menuliskannya di kertas dan menempelkannya di dinding kamar kost.  Awalnya ia ditertawakan oleh teman-temannya. Namun justru itu semakin menguatkan langkahnya. Akhirnya impiannya satu persatu menjadi kenyataan. Maka, jangan pernah takut untuk bermimpi. Bukankah Wright Bersaudara pernah memimpikan suatu hal yang mustahil, yaitu manusia bisa terbang, akhirnya mereka menemukan pesawat terbang!

Bila membayangkan atau memimpikannya saja tidak pernah, bagaimana mungkin sesuatu sesuai dengan impian? Tentukan mimpi dan bangunlah untuk mewujudkannya!

(Terinspirasi dari buku From Zero to Hero, Ahmad Riva’i Riv’an)

BERSAMBUNG...

#odopbatch6

#onedayonepost
#Tantangan4
#Fiksi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar