Jumat, 26 Oktober 2018

Ku Coba Mencintaimu dengan Benar


Sumber gambar: Canva

Ramadhan tiba. Semua umat muslim berbahagia, tidak terkecuali aku. pagi yang sejuk membangunkan ku dari tidur. ku tunaikan kewajibanku menghadap sang Illahi. Menopangkan dahiku dengan khusyuk di atas sajadah.

Aku Azizah. Seorang mahasiswi semester 3. Memasuki masa liburan, tapi tak bisa terlalu kunikmati. Aku masih punya bejibun agenda dan kegiatan kampus yang harus aku selesaikan. Juga urusan kampus, daftar ulang, dan lain-lain.

Pagi ini. Jadwal melahirkan Oti (panggilan kakak perempuan), kakakku lebih cepat 1 pekan dari prediksi dokter. Ia mulai mulas-mulas dan lemas. Aku harus mengantarnya ke rumah sakit. Aku menelepon ambulance dan pergi bersama kakakku.

Saat ini, aku tinggal bersama kakakku. Suaminya sedang bertugas ke luar kota dan beberapa hari akan pulang. Sedang orangtua dan sanak saudara kami yang lain, di kampung halaman. Aku tinggal bersama Oti dalam rantauan.

Beberapa jam kemudian, akhirnya keponakan pertamaku lahir. perempuan nan cantik dan lucu. "Sekarang aku menjadi anti.." gumamku senang.

Tidak lama, keluarga kami tiba di rumah sakit. Mereka pun berucap syukur, diiringi suara adzan maghrib, pertanda berbuka puasa. Karena tidak ada persiapan apa-apa, kami pun membeli makanan untuk berbuka puasa.

Ayam goreng, ikan tongkol, telur, dan beberapa jenis sayur kami pesan. selera makanku sedang tidaj baik. Aku pun makan seadanya, sepotong ikan tongkol kuambil dan tetap kutelan agar tetap ada asupan gizi untuk tubuh lelah ini.

Tak lama, aku merasa mual-mual dan pusing. Tubuhku serta merta lemas dan ingin terkulai. Wajahku makin putih karena pucat. "Ah apa yang terjadi padaku?" Aku menggumam lesu.

__bersambung__

#odopbatch6
#onedayonepost
#ceritabersambung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar