Minggu, 07 Oktober 2018

Doa Ibu Selamatkan Anak dari Gempa dan Tsunami

Sumber gambar: liputan6.com
Gempa Palu, Donggala, Sulawesi Tengah, dengan kekuatan 7,4 SR telah memakan banyak korban jiwa. Lebih dari seribu orang meninggal akibatnya. Namun banyak pula yang selamat dan mengalami langsung tragedi yang memilukan hati tersebut. 

Suratno, adalah salah satu korban gempa Palu yang  selamat. Dia pun akhirnya diundang dalam tayangan TV One acara Indonesia Lawyers Club pada 2 Oktober 2018 lalu. “Hal yang menurut saya luar biasa adalah doa ibu adalah yang menyelamatkan saya” katanya.

Pada hari rabu siang, Suratno bekerja di tempat usahanya, dia tiba-tiba menangis dan rindu pada ibunya. Ibunya tinggal di Cilacap. Seketika itu dia ingin menelepon ibunya. Dia minta dikirimi doa. “Bu, tolong kirimin saya doa ya, kirimin Al Faatihah setiap pagi dan sore” Lanjutnya. “Saya minta maaf kalau  ada salah.” Ia menangis tersedu. Ibunya hanya mangangguk dan manut-manut.

“Karena doa itulah saya bisa selamat dari musibah besar. Dan saya berjanji akan mengunjungi ibu saya. Hal pertama yang akan saya lakukan adalah memeluk ibu dan mencium kakinya.” Ucap Suratno, lelaki dua anak tersebut mengakhiri kisahnya malam itu.

Doa ibu memiliki kekuatan tersendiri bagi anak. Hal ini sebagaimana disampaikan dalam sebuah hadits bahwa, “Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi (kemakbulannya), yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar), dan doa orang yang dizalimi” (HR Abu Daud).

Doa ibu yang dahsyat, maka sepantasnyalah kita tidak menyia-nyiakan ibu dan berbakti kepadanya. Pernah suatu hari sahabat bertanya pada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wassalam. “Yaa Rasulullah, kepada siapakah saya harus berbuat baik?” Rasul pun menjawab, “Ibumu”. Lalu sahabat kembali bertanya, “Lalu kepada siapa lagi, yaa Rasulullah?” rasul pun menjawab, “Ibumu” hingga tiga kali. “Lalu ayahmu”. Ridho Allah terletak pada ridho orangtua. terlebih pada ibu yang telah berjasa mempertaruhkan nyawa untuk mengandung, melahirkan, dan membesarkan kita. Allahummaghfirlii waliwaa lidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii soghiiro (Yaa Allah, ampunilah aku dan kedua orangtuaku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sewaktu kecil).

#odopbatch6
#onedayonepost

Tidak ada komentar:

Posting Komentar