Rabu, 26 September 2018

Pesona Pulau Pahawang

Siapa yang tidak ingin ke Raja Ampat? Tempat orang-orang berburu keindahan pantai dan lautan birunya yang memesona. Keindahan alam bawah laut yang membuat takjub indera penglihatan manusia. Ya. Tentu banyak orang ingin mengunjungi Raja Ampat.


Dokumentasi pribadi: Pulau Pahawang
Raja Ampat terletak di ujung Indonesia, tepatnya di Papua Timur. Tarif transportasi menuju kesana bisa menghabiskan jutaan rupiah untuk satu kali penerbangan. Ada yang tidak keberatan merogoh kocek dalam-dalam asal dapat menyaksikan sendiri keindahan bawah laut, Raja Ampat. Namun tidak sedikit pula yang ‘eman-eman’ karena rupiah yang pas-pasan.
Dokumetasi pribadi oleh Ezza Echa Tania
Bagi Anda yang tinggal di daerah Sumatera, Jakarta, dan sebagian pulau Jawa, Anda bisa mengunjungi Pulau Pahawang dengan harga yang sangat terjangkau. Meski lautannya tidak seindah Raja Ampat, namun saya bisa mengatakan bahwa Pulau Pahawang ini KW nya Raja Ampat. Beberapa turis sempat mengatakan hal demikian.

Sumber: https//instagram.kawanngetriplampung
Pahawang terletak di kecamatan Pesawaran, Lampung. Ia bisa ditempuh dengan perjalanan kurang lebih dua jam dari pusat kota Bandar Lampung. Biasanya wisatawan lokal memulai penjelajahan mereka menuju Pahawang melalui dermaga 1 Ketapang. Alasannya, jarak tempuh yang lebih dekat dan butuh waktu singkat, kurang lebih 1 jam. Di dermaga ini kapal-kapal angkutan menepi. Biasanya di dermaga ini sudah disediakan peralatan snorkeling. Kita cukup membayar Rp150.000-Rp180.000 saja (sudah termasuk makan siang, fotografi bawah laut, kapal explore pulau, P3K, dan tour guide. Ini paket selama satu hari. Ada lagi paket private trip. Anda akan disediakan sebuah villa di tengah lautan pulau Pahawang. Sambil berbeque dan menikmati panorama malam di Pulau Pahawang yang sangat indah. Udara segar dan bersih, bulan dan bintang berkilau romantis, lampu-lampu perkotaan terlihat berbulir-bulir.

Sumber: https//instagram.kawanngetriplampung
Disekitar Pahawang ada beberapa pulau-pulau lain yang tidak kalah indahnya. Anda bisa snorkeling di lautan yang cukup dangkal, sekitar 1,5-2 meter kedalamannya. Di Pulau Pahawang kecil, terdapat banyak ikan nemo-nemo berwarna kekuningan dan keoranye-an. Ditambah lagi tanaman-tanaman laut yang menari-nari didasar laut, tempat pesembunyian nemo-nemo. Saran saya, sebaiknya Anda membawa roti tawar dan genggam dibawa snorkeling. Maka tak lama kemudian, Anda akan dihampiri oleh puluhan ikan nemo merebutkan serpihan-serpihan roti Anda.

Sumber: https//instagram.kawanngetriplampung
Tidak puas pada pulau kecil, biasanya tour guide membawa kita ke Pulau Pahawang Besar. Disini ada berbagai icon menarik dan unik tempat yang asyik bagi fotogenik. Bintang laut, ubur-ubur, ikan-ikan berenang secara leluasa. Mereka tidak lagi bersembunyi dan Anda adalah teman baru bagi mereka. Anda bisa beriringan berenang bersama mereka didalam laut. Selain atribut yang disediakan oleh tour guide, Anda mungkin bisa menambah kreasi dengan membuat tulisan sendiri yang telah dilaminating. Selanjutnya Pulau Kelagian dan Pasir timbul. Meski di tengah lautan, kita bisa menapaki daratan berpasir putih bersih dan halus. Ya, itulah mengapa orang-orang setempat menamakannya pasir timbul, karena pasirnya timbul di tengah-tengah lautan. Puluhan pohon bakau tumbuh disekitar pulau ini. Bila Anda berada di pulau ini pada siang hari, Anda harus siapkan kacamata hitam untuk melindungi mata Anda dari silaunya sinar matahari. Tetapi ada kegunaan lain dari kacamata hitam, Anda bisa menjaga mata Anda dari aurat terbukanya para turis bule yang berkunjung.

Begitulah pesona Pulau Pahawang. Eksplorasi snorkeling yang terjangkau, bukan?

Dokumentasi pribadi: lokasi Pulau Pahawang Besar
#tantanganODOP3
#odopbatch6
#onedayonepost
#nonfiksi

1 komentar: