Selasa, 11 September 2018

Bulan Muharram



Bismillahirrahmaanirrahiim...

Alhamdulillahirobbil ‘alamiin. Allahumma sholi ‘ala muhammad wa ‘alaa aali muhammad.

Di Indonesia, tanggal 1 Muharram jatuh pada hari ini, Selasa 11 September 2018. 1 Muharram atau dikenal juga dengan tahun baru Islam perlu mendapat perhatian dari kita sebagai umat muslim. Terlebih bila kita mengetahui bahwa begitu banyak peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di bulam Muharram ini.

Menurut beberapa riwayat disebutkan bahwa banyak peristiwa penting yang terjadi di bulan Muharram. Yang pertama, Nabi Adam ‘alaihi salam bertaubat kepada Allah dari dosa-dosanya dan kemudian Allah menerima taubat Nabi Adam. Kedua, peristiwa yang terjadi di bulan Muharram adalah berlabuhnya kapal nabi Nuh a’laihi salam di bukit Zuhdi dengan selamat, setelah dunia dilanda banjir yang menghanyutkan dan membinasakan. Ketiga, pada bulan Muharram juga, Nabi Ibrahim ‘alaihi salam selamat dari siksa Raja Namrud berupa api yang membakar. Keempat, Nabi Yusuf ‘alaihi salam dibebaskan dari penjara Mesir karena terkena fitnah. Kelima, Nabi Yunus ‘alaihi salam  selamat dan keluar dari dalam perut ikan. Keenam, Nabi Ayyub ‘alaihi salam dan umatnya kaum Bani Israil yang berjumlah lima ratus ribu orang selamat dari pengejaran Fir’aun di Laut Merah dan memasuki Gunung Sinai. Dan yang paling terkenal adalah, pada bulan Muharram juga Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasalam hijrah dari Mekkah ke Madinah.

Setelah Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasalam berhijrah ke Madinah, beliau terus mengerjakan puasa dan memerintahkan para sahabat agar berpuasa. Dalam sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam, ”Barangsiapa yang menghendaki berpuasa Asyura puasalah dan siapa yang tidak suka boleh meninggalkannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Ibnu Abbas seorang sahabat Nabi yang dikenal sebagai ahli tafsir Al Qur’an meriwayatkan bahwa saat Nabi Shalallahu ‘alaihi wasalam berhijrah ke Madinah, beliau menjumpai orang-orang Yahudi disana mengerjakan puasa Asyura. Nabi pun bertanya tentang alasan mereka berpuasa. Mereka menjawab: “Allah telah melepaskan Musa dan umatnya pada hari itu dari (musuhnya) Fir’aun dan bala tentaranya, lalu Musa berpuasa pada hari itu dalam rangka bersyukur kepada Allah”. Nabi bersabda, “Aku lebih berhak terhadap Musa dari mereka” maka nabi pun berpuasa pada hari itu dan menyuruh para sahabatnya agar berpuasa juga.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Abu Musa al-Asya’ari mengatakan: “Hari Asyura adalah hari yang diagungkan oleh orang-orang Yahudicdijadikan oleh mereka sebagai hari raya, maka Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda:” Berpuasalah kamu sekalian pada hari itu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kawans, dari uraian tersebut kita ketahui bahwa hari Asyura merupakan hari bersejarah yang diagungkan dari masa ke masa. Momen tersebut menunjukkan sebagai hari bersejarah yang penuh kenangan dan pelajaran yang sangat berharga. Kita hendaknya menyambut hari itu dengan banyak mengambil ibrah (pelajaran) yang bermanfaat. Serta kita menyambutnya sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam agar senantiasa berada dalam bimbingannya. 

Lalu, apa saja ibadah yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam??

BERSAMBUNG...

Wallahu a’lam bishowab.

#odopbatch6
#onedayonepost 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar